Tidak mudah menjadi orang populer karena seseorang untuk bisa menjadi terkenal atau populer harus memiliki kemampuan tertentu. Meskipun ia pejabat publik belum tentu ia bisa menjadi populer.

Apalagi menjadi populer di internet atau media online sudah barang tentu banyak persaingan antar figur. Namun apabila figur tersebut memiliki kemampuan dan kecakapan tentu akan menjadi ladang buruan awak media untuk mempublikasikan di media masing-masing.

Andi Fahsar selain sebagai pejabat publik yang memiliki sifat keterbukaan juga sering tatap muka dengan para awak media. Bahkan ia tidak memosisikan diri layaknya sebagai seorang pejabat. Rasa kebersamaan dan kekeluargaan paling diutamakan.

Selain itu ketenaran Andi Fahsar di media online ia berhasil membangun e-gevornment di kabupaten Bone. Di mana publikasi kegiatan pemerintahan terpantau di internet dengan menggunakan teknologi website sebagai media penyebaran informasi. Hal inilah salah satu menjadikannya populer tahun 2019 lalu.

Akhirnya Andi Fahsar diberi sebagai ‘Bupati Terpopuler di Media Online 2019″. Penghargaan itu berasal dari Humas Indonesia yang diterima pada acara Malam Anugerah Humas Indonesia.

Penghargaan itu diterima pada acara Malam Anugerah Humas Indonesia yang digelar di Balai Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jumat 30 Agustus 2019 lalu.

Andi Fahsar mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Ini saya kira wujud perhatian seluruh jurnalis Bone yang bertugas bukan hanya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman Jurnalis. Saya tak bisa mendapatkan penghargaan tanpa perhatian jurnalis. Para jurnalis juga telah mengajarkan saya untuk lebih dewasa dan bijak dalam menyikapi sesuatu”, kata Andi Fahsar.